Warisan Kuliner Bangladesh: Perpaduan Ikan, Nasi Rempah, dan Manisan Tradisional

Warisan Kuliner Bangladesh: Perpaduan Ikan, Nasi Rempah, dan Manisan Tradisional

Gambar kolase ini menampilkan tiga hidangan khas yang mewakili kekayaan dan keragaman masakan Bangladesh (atau masakan Bengali), sebuah tradisi kuliner yang sangat dipengaruhi oleh sejarah regional dan geografi sungai di negara tersebut. Masakan Bangladesh terkenal dengan penggunaan ikan yang melimpah, nasi sebagai makanan pokok, dan manisan yang unik.

Ikan Ilish Bhuna: Kelezatan Ikan Hilsa Berbumbu

Di kiri atas, terlihat hidangan ikan ilish (hilsa) bhuna. Ikan ilish adalah ikan nasional Bangladesh dan sangat dihargai karena rasanya yang kaya minyak dan khas. “Bhuna” merujuk pada teknik memasak di mana bumbu ditumis https://nashcafetogo.com/ dengan hati-hati hingga minyak terpisah dari saus, menciptakan kuah kental dan aromatik. Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi putih kukus dan menonjolkan penggunaan minyak moster, cabai hijau, dan rempah-rempah seperti biji moster dan jintan, yang merupakan ciri khas masakan Bengali.

Biryani atau Polao: Nasi Beraroma Rempah

Di kanan atas, hidangan nasi yang semarak kemungkinan besar adalah biryani atau polao (pilaf). Ini adalah hidangan pesta yang populer di Bangladesh, sering disajikan pada acara-acara khusus. Tidak seperti beberapa biryani India yang lebih kaya akan saus, biryani Bengali sering kali memiliki biji-bijian nasi yang lebih kering dan terpisah. Hidangan ini dibuat dengan nasi basmati atau beras lokal beraroma seperti chinigura, dimasak bersama daging (ayam, kambing, atau sapi), yogurt, ghee, dan campuran rempah-rempah yang kompleks termasuk kapulaga, cengkeh, kayu manis, dan kunyit. Daun mint dan irisan jeruk nipis menambah kesegaran pada sajian kaya rasa ini.

Pitha: Manisan Kue Beras Tradisional

Di bagian bawah gambar, terdapat berbagai macam pitha, sejenis kue atau manisan tradisional khas Bengali yang dibuat dari tepung beras. Pitha adalah bagian integral dari budaya pedesaan Bangladesh, terutama selama musim dingin atau perayaan panen (Poush Parbon). Manisan yang terlihat meliputi:

  • Pitha Berukir (Nakshi Pitha): Kue yang memiliki pola rumit seperti ukiran daun atau bunga, dibuat menggunakan cetakan khusus dan kemudian digoreng dan direndam dalam sirup gula (gur atau jaggery).
  • Pitha Gulung (Patishapta Pitha): Bentuk gulungan yang lebih halus, biasanya berupa dadar tipis berisi parutan kelapa dan jaggery atau kheer (susu kental manis).

Pitha menunjukkan sisi manis dan artistik dari kuliner Bangladesh, seringkali dibuat di rumah dan mencerminkan keterampilan dan kreativitas para pembuatnya.

Secara keseluruhan, gambar ini merangkum esensi masakan Bangladesh yang seimbang antara hidangan utama yang gurih dan manisan tradisional yang kaya rasa.

Comments

  • No comments yet.
  • Add a comment